Tips Kecantikan dan Kesehatan untuk Girls

Tell Me Nature

Diet

BMI Perlu Dipeduli pada Saat Diet ?

Tahukah fungsi BMI yang benar ?  Kita sering menggunakan BMI untuk standar pada diet, tetapi kalau salah paham cara penggunaan BMI akan menyebabkan kesalahan pada diet juga. Kali aku akan mengenalkan tentang pengguanan BMI yang tepat agar dietmu sukses.

foto by i yunmai on Unsplash

Apa Itu BMI ?

BMI atau Body Mass Index adalah metrik standar yang digunakan untuk mengetahui berat badan seseorang sehat atau tidak.

BMI dapat dikalkulasi dengan tinggi dan berat badanmu. Rumusnya sebagai berikut

BMI =Berat Badan (Kg) / Tinggi (m)2

BMI Kategori
≤18.5 Kurus
18.5~25 Standar
25~30 Cendurung Obrsitas
≥30 Obesitas

 

2 Permasalahan dalam Menggunakan BMI untuk Diet

BMI sering digunakan untuk diet sebagai angka yang menujukan tingkat obesitas. Namun, ada 2 masalah pada saat menggunakan BMI untuk diet.

 

Kategori BMI dan Penampilan  

Seperti dilihat tabel di atas nilai BMI 18.5~25 termasuk standar, tapi kenyataannya penampilan orang yang memiliki nilai BMI 18,5 dan 25 jauh berbeda. Hal ini bisa dilihat dari berat badan juga, karena kategori standar memiliki perbedaan berat badan 15kg~20kg dengan berat badan minimal dan maksimal dalam kurung kategorinya.

Tinggi Berat Badan Berkategori Standar
140cm 36~49kg
150cm 42~56kg
160cm 47~64kg
170cm 53~72kg
180cm 60~81kg

Meskipun termasuk kategori standar, jika memiliki nilai BMI 25 banyak orang merasa ingin menurunkan berat badan. Dan jika BMI kurang dari 20 penampilan mungkin agak kurus meski termasuk kategori standar.

Penggunaan nilai BMI yang tepat adalah sebagai angaka menujukan tigkat obestita dalam bidang  kedoktaran atau kesehatan. Tetapi pada saat digunakan untuk diet kurang cocok karena rentangan kategori standar terlalu luas, maka terjadi ketidaksesuaian antara penampilan dan karegori berat badan pada BMI.

 

Hubungan BMI dan Tingkat Obesitas

Masalah kedua adalah hubungan nilai BMI dan tingkat obesitas yang tidak pasti. Banyak orang berpikir bahwa BMI menyatakan tingkat obesitas karena nilai BMI ditentukan oleh perbandingan tinggi dan berat badan yang dipengaruhi oleh tingkat lemak dalam tubuh.

Photo by Andrew Tanglao on Unsplash

Namun sebenarnya berat badan dipengaruhi oleh jumlah otot dan lemak serta kadar air dalam tubuh. Oleh karena itu, penyebab kenaikan nilai BMI dan berat badan terkadang tidak bisa dikatakan penambahan lemak dalam tubuh. Kemungkinan penambahan otot atau kadar air dalam tubuh menyebabkan kenaikan berat badan dan nilai BMI. Maka kita tidak bisa mengatakan seseorang gemuk atau obesitas dengan melihat nilai BMI. Contohnya binaraga berotot, nilai BMI binaraga tinngi karena bukan lemaknya tetapi jumlah otot yang banyak, karena berat otot lebih berat daripada berat lemak pada volume yang sama.

Mikako
Jadi kesimpulanya, penggunaan nilai BMI sebagai standar diet kurang cocok. Karena rentagan kategori terlalu luas dan BMI bukan sama dengan tingkat lemak dalam tubuh. BMI merupakan nilai standar dalam bidang kesehatan dan medis.

Thank  you for reading dan selamat happy diet

 

-Diet
-

Copyright© Tell Me Nature , 2021 All Rights Reserved Powered by AFFINGER5.